Jumat, 23 Juli 2010

Kereta Hantu

Cerpen Sayuri Yosiana
Aku terkantuk-kantuk disudut bangku stasiun tua. Disebuah kota kecil yang kuno. Kota lama di perbatasan ibukota. Senyumku lama menghilang. Betapa tidak? Nyaris dua jam aku menanti kereta terakhir tiba. Lelah setelah seharian membantu keluarga sahabatku yang mengadakan pesta tunangan dengan kekasihnya.  Berkali-kali mataku melirik jam tangan.
Hatiku lelah sudah. Jadwal kereta api negeri ini sudah kadung semrawut. Masyarakat hanya mampu menggerutu untuk setiap keterlambatan datang dan perginya kereta. Tak mampu berbuat lain. Para pejabat berwenang agaknya sudah lama terkena penyakit tuli. Hingga suara masyarakat pemakai jasa setia kereta apipun tak lagi terdengar. Aku menghela nafas berkali-kali. Malam makin larut. Sudah jam sembilan ! Astaga, aku nyaris berdiri saking kagetnya. Mundar mandir tak karuan. Baru kusadari sekelilingku mulai sepi. Beberapa orang yang tadi tampak masih menunggu sepertiku, entah kemana perginya. Mungkin mereka pulang lagi. Atau ke kamar kecil. Penjaja makanan juga sudah sejam lalu membereskan dagangannya dan kembali pulang. Berarti sekarang tinggal aku sendirian di stasiun kecil ini.
Aku menoleh berkeliling. Sepi. Tiba-tiba dari arah belakang ada suara serak menegur. Membuatku nyaris terperanjat. Lho, tadi tak ada siapa-siapa? Seorang kakek berseragam pegawai kereta api tersenyum seraya mengepulkan asap rokoknya. Perlahan menghampiriku. Matanya menyipit memperhatikanku. Aku samasekali tak gugup, meski sempat kaget tadi. Dia tersenyum menganggukan kepala.
“Masih bertahan menunggu keretanya, mba?” tanyanya dengan suara serak yang lembut. Aku tersenyum. “Ya, pak. Soalnya cuma naik kereta saya bisa sampai dengan cepat kerumah. Kendaraan umum malam begini sudah jarang. Dan kurang aman” jawabku. Dia mengaggukan kepala. Lalu memandang jauh kearah lajur datangnya kereta. Pandangannya tampak menerawang jauh. Sejauh pandangannya. Wajahnya tampak pias. Terbatuk kecil di berkata lagi.
”Mba, mungkin sebentar lagi kereta terakhir akan tiba. Tenang saja. Pasti mba akan segera sampai kerumah dengan selamat. Kereta terakhir ini sudah lama tak beroperasi. Tapi kecepatannya tak kalah dengan yang biasa beroperasi”
Aku merasa heran. Memang kereta seperti apa yang akan membawaku pulang ini? Apa bukan yang biasa?
Seolah mengerti isi benakku, si petugas stasiun ini tertawa kecil. ” Keterlambatan ini memang karena kereta terakhir biasa ada sedikit masalah, mba. Jadi kami sedang mencoba mengoperasikan kembali yang lama. Tak perlu banyak tanya, mba. Naik saja dengan nyaman. Dan selamat berkumpul kembali dengan keluarga”, jelasnya sambil melengos pergi. Aku hanya menganggukan kepala. Lalu menatap kepergiannya sampai membelok kepintu samping.
Kini aku benar-benar sendiri. Menunggu kereta terakhirku. Mata yang kantuk kucoba menahannya sekuat mungkin. Aku berjalan mundar mandir. Beberapa saat kemudian telingaku seperti mendengar peluit dikejauhan.
Peluit? Tak sempat berfikir lebih jauh, buru-buru kukemasi barangku yang terdiri dari ransel, payung dan jacket malam serta topi pet pemberian abangku. Benar saja, dikejauhan tampak sebuah sosok hitam muncul. Derunya menggetarkan jantung. Rel-rel kereta didepanku seolah bersiap-siap untuk menyambut kereta yang sempat membuatku marah karena keterlambatannya yang tak kira-kira ini. Meskipun tentu saja bukan keretanya yang salah. Tapi faktor human errornya. Aku merasa sedikit aneh. Kereta yang pelan-pelan tiba dihadapanku ini agak lain dari yang lain. Tampak berkilau. Seluruhnya berwarna hitam berkilau. Baru kali ini kulihat dengan jelas sosoknya. Tampak seperti sepur jaman dulu kala.
Aku ternganga. Ini sih memang sepur jaman kemerdekaan seperti yang sering kubaca dibuku atau kulihat di film-film. Astaga ! Jadi ini kereta terakhirku? Oh no ! tidak. ih serem. Mana mungkin aku mau naik kereta jaman silam ini. Tak berlampu pula. Masinisnya mana? Penumpangnya? Astaga. jangan-jangan cuma aku sendiri. Aku melangkah mundur menjauhi keretaku. Kereta itu tampak anggun menunggu. Aku masih ternganga memperhatikan benda hitam didepanku ini. Naik tidak, naik tidak? batinku bertanya ragu. Akhirnya aku berlari kecil menuju pintu samping. Barangkali petugas kereta itu masih ada. Aku akan minta pendapatnya. Tapi pintu itu telah terkunci. Aku sedikit panik. Tak lagi bisa keluar dari stasiun ini. Sungguh aneh. Menurut beberapa petugas stasiun yang biasa aku temui, biasanya sepi atau ramainya penumpang terakhir, pintu gerbang samping stasiun tak pernah dikunci. Tetap dibiarkan terbuka. Karena memang tak ada kuncinya, alias sudah lama tak pernah dikunci. Entahlah..aku merasa sedikit merinding.
Kereta itu tampaknya akan segera meninggalkanku. Aku bingung. Kalau tak naik berarti aku akan disini sampai pagi. Kalau ada orang jahat bagaimana? Aku jadi gelisah. Akhirnya dengan berdoa aku naiki sepur aneh itu.  Sedikit kaget karena dipintu kereta ternyata ada petugas berdiri tersenyum. Astaga, nyaris jantungku copot. Aku tak membalas senyumnya. Hanya memberikan karcis kereta tanpa sadar meski dia tak menagihnya. Wong aku baru naik. Tapi aku sudah tak sabar lagi ingin cepat agar kereta ini berangkat. Digerbong yang kumasuki, ternyata ada beberapa orang tampak tertidur. Pakaian mereka tampak lusuh. Aku  menarik nafas lega.  Setidaknya aku tidak sendirian di gerbong aneh ini. Tak ada lampu, Hanya pelita kecil berkelip-kelip disudut gerbong. Aneh ! benar-benar seperti kembali keabad lalu.  Sempat terfikir aku setengah memasuki lorong waktu. Kutepis pikiran gila itu. Lelah membuat fikiranku mulai tak waras agaknya.
Kuletakkan ranselku didekat kaki. Lalu kusandarkan kepala dikaca jendela. Memandang keluar. Ke peron  yang sepi. Kereta mulai berjalan perlahan. Tiba-tiba aku melihat si kakek petugas stasiun nampak duduk di bangku ujung dekat pintu samping tempat dia menghilang tadi. Kami saling tatap. Kulihat dia melambaikan tangannya dan mengacungkan jempol sambil tersenyum. Aku hanya mampu terpana sambil terus memandangnya semakin menjauh. Aku merasa benar-benar aneh malam ini. Halusinasikah? Baru kusadari sepertinya aku memang belum pernah melihat petugas itu sebelumnya. Siapa dia? petugas barukah? entahlah, aku mulai didera lagi kantuk yang tadi sempat menyerangku berkali-kali. Rasanya aku mulai tertidur.
Aku terbangun karena  pundakku serasa didorong-dorong. Aku mengerjapkan mata dan terduduk. Kulihat petugas kereta tersenyum padaku. “Sebentar lagi sampai, mba. Siap-siap ya. Jangan ada yang ketinggalan” bisiknya perlahan. Kuucapkan terimakasih. Ah, rasanya baru saja aku tertidur sebentar, tahu-tahu sudah sampai. Diluar tampak lampu-lampu kota.
Keretapun memasuki stasiun kotaku. Suasana stasiun sama sepinya malam ini. Yah tentu saja, jam segini siapa pula yang akan naik kereta? batinku kesal. Seharusnya aku sudah sampai rumah jam tujuh tadi. Kubersiap turun. Sempat kulirik arah kursi yang selagi aku naik, masih ada penumpangnya. Tapi kursi itu kosong. Tak ada penumpangnya yang terdiri dari seorang ibu tua, seorang anak kecil dan seorang gadis  muda. Kemana mereka? Sudah lebih dulu turunkah? Ah, masa bodolah.
Di pintu kereta sempat kutanyakan pada petugas. Kemana penumpang-penumpang yang tadi satu gerbong bersamaku.
Petugas itu tersenyum. “Mereka tidak turun kemanapun , mba. Mereka adalah penumpang abadi kami. Seperti juga saya petugas abadi kereta ini sejak lama. Hanya dikereta ini kami bertugas dan berjaga. Dan menjemput penumpang yang kemalaman, tapi masih setia menunggu kehadiran kami untuk membawa kembali kekeluarganya”.
Mendengar penjelasannya, aku seperti merasakan ada sesuatu yang tak beres. Tapi logikaku lebih mendominasi.
“Apa mereka keluarga bapak, atau masinisnya?” tanyaku iseng. Dia cuma tertawa.
“Mereka dan saya adalah petugas khusus yang mengurusi kereta ini bagi penumpang yang sabar menunggu hingga larut. Penumpang seperti itu adalah bagian kami. ” ujarnya tersenyum. Mengulangi lagi penjelasannya.
Aku masih tak memahami. Tapi petugas itu segera mendorongku keluar. Aku nyarus terjungkal. Baru saja kakiku menginjak lantai peron, aku terkejut setengah mati karena kereta tiba-tiba langsung berangkat dengan kecepatan tinggi. Nyaris terbang. Aku menjerit kecil. Jantungku rasa lepas. Kakiku lemas tak terkira. Aku terduduk di lantai peron. Tak mampu berdiri. Rasanya ingin berteriak. Tapi mulutku terkunci. Semakin terkejut karena tanganku seolah ada yang menarik untuk berdiri. Aku melongo, ternyata abangku yang tampak pias . Aku amat lega. Aduh aku ketakutan sekali tadi melihat kereta ajaib itu kabur begitu saja. Serasa mimpi rasanya. Abangku tak mengatakan sepatah katapun sementara aku bercerita. Membimbingku berjalan melewati lorong stasiun hingga pintu keluar. Kotaku selalu ramai duapuluhempat jam. Masih banyak orang nongkrong-nongkrong di warung kopi sekitar stasiun.
Abangku hanya bertanya apa aku baik-baik saja? Aku menganggukan kepala. Tenggorokanku rasa kering. Abangku pergi kesebuah warung dan membelikanku minuman dingin. Tenggorokanku terasa lega.
“Aku tak bisa mengantarmu sampai rumah, karena aku mau kerumah bude. Numpang nginap karena besok ada ujian skripsi. Aku takut kesiangan. Jadi kau pulang sendiri ya. Dekat ini kan?” kata abangku seraya memberiku ongkos pulang. Aku jadi kesal. Kok sempat-sempatnya menjemputku, tapi tak mau mengantarku pulang sekalian? protesku.
“Dari tadi aku menunggumu. Ternyata keretamu telat ya. Aku sungguh harus segera pergi. Itu ada angkot. Cepatlah naik.” Badanku didorongnya masuk angkot tanpa mau mendengarkan penjelasanku. Abangku melambaikan tangan saat angkot berangkat.
Lima menit kemudian, aku sudah sampai halaman rumah. Ayah ibuku sudah duduk diteras depan. Mereka segera menyambutku dan sibuk bertanya mengapa aku begitu terlambat. Aku jelaskan sambil berjalan masuk rumah. Sempat kulihat wajah kedua orangtuaku pias. Lalu saling lirik satu sama lain. Aku merasa konyol telah menceritakan semua pengalaman anehku distasiun malam ini. Tapi orangtuaku tak bertanya lagi. Mereka menyuruhku segera mandi dan istirahat. Aku merasa kebetulan tak lagi ditanya-tanya. Segera kuganti baju tanpa istirahat lagi, mandi dan berganti pakaian. Duduk dikamar sendiri, merenungi pengalaman tadi. Entah kenapa perasaanku menjadi tak enak hati. Aku merasa tak percaya seperti yang kulihat diwajah orangtuaku tadi. Setelah mandi fikiranku agak segar. Namun aku sempat merinding dan tak percaya bahwa yang kunaiki tadi adalah sebuah sepur jaman dulu. Masa  kereta seperti itu masih beroperasi sih di jalur kereta ibukota?
Aku keluar kamar dan menghampiri kedua orangtuaku yang sedang asyik nonton tivi. Ibuku bertanya apa aku baik-baik saja. Aku hanya mengangguk lalu mulai bertanya tentang pengalamanku yang aneh itu. Apakah aku memang tidak sedang bermimpi? Ayah menepuk pundakku. Lalu berdehem. ” Sepertinya kau termasuk salah satu orang dikota ini yang akhirnya terpilih untuk ikut menikmati kereta hantu itu, nak”, jawab ayahku tenang. Tapi aku melotot mendengar jawabannya. Kereta hantu? Mana mungkin aku bisa naik kereta hantu? Itukan hanya cerita karangan masyarakat saja yang pernah aku dengar sebelumnya.
Ayah melanjutkan. ” Dulu Erry abangmu juga sempat mengalaminya. Itu saat dia masih SMA loh. Maka sekarang dia faham apa yang terjadi padamu. Tak mungkin kau naik kendaraan umum setelah lewat jam delapan belum pulang. Pasti kau nekad menunggu kereta. Maka dia mungin berinisiatif menjemputmu. Mengingat pengalamannya dulu, mungkin dia takut kereta hantu itu akan menjemput adiknya pula. Dan ternyata perasaannya tepat, bukan?
“Tapi dia mengatakan akan kerumah bude yah. Jadi aku disuruh pulang sendiri.” gerutuku.
”Ya, memang. sekalian jalan , jawab ayah santai. Ibu tertawa. Yang penting kau selamat nak. Lain kali jangan terlalu larut pulang. Terutama penggemar kereta sepertimu. Ingat nak, kereta terakhir itu sudah jadi legenda dikotanya sebagai pengantar terakhir orang-orang yang kepulangan malam. Tanya saja abangmu nanti kalau dia sudah pulang.”
“Ah, kereta itu bukan kereta hantu, ayah. Petugasnya sendiri yang cerita padaku bahwa itu kereta sengaja dioperasikan karena kereta lainnya sudah tidur semua malam ini”, jawabku mangkel. Ibu cekikikan sambil mengelus tanganku. Ayah tetap tenang dengan cerutunya.”
Petugas yang kau temui sudah almarhum, nak. Itulah mengapa dia masih ada disekitar situ malam begini. Percayalah nak, hal-hal seperti ini bukan yang pertamakalinya. Hanya saja kau terlalu percaya diri. Terlalu asyik dengan duniamu yang realistis. Tak mampu menangkap pesan alam yang disampaikan udara malam”, jelas ayahku membuatku makin keki. Ah, ayah dari dulu kebanyakan berkhayal. Hingga lebih sering menakut-nakuti anaknya yang mencoba berfikir secara logika. Ayah adalah seorang dalang yang juga penyair setingkat kecamatan.
Sedangkan ibuku sinden terkenal dikota kelahirannya dulu. Namun aku tak ingin ikut pola pikir mereka yang suka menghubungkan segala sesuatunya dengan hal-hal yang diluar nalar. Aku bergegas masuk kamar setelah pamit pada kedua orangtuaku.
Diranjang, aku berfikir keras. Benarkah pengalamanku ini, ya Gusti? Ah, baru kali ini aku tak sabar menunggu kepulangan abangku. Selama ini aku tak pernah menggubris cerita tentang kereta hantu yang konyol itu. Padahal sudah lama terdengar dari mulut kemulut. Termasuk kisah abangku yang sebenarnya justru tak pernah diceritakannya padaku. Aku justru baru tahu dari penuturan ayah tadi. Lalu aku terkenang kembali tentang petugas yang datang dan pergi tanpa jejak itu. Tentang pintu gerbang yang tiba-tiba terkunci. Hingga aku tak bisa melarikan diri keluar stasiun saat takut melihat bentuk kereta yang akan membawaku pulang. Aku tersentak. Ya, kereta itu memang layak diberi julukan kereta hantu karena aneh bentuknya, dan tiba-tiba pergi dengan kecepatan tinggi begitu saja setelah mengantarku. Juga penumpang dan petugas kereta dengan ceritanya yang mendirikan bulu romaku sekarang. Mereka adalah penumpang dan petugas abadi? Astaga, berarti mereka juga hantu dong. Aku tiba-tiba merasa merinding juga malu sendiri karena merasa logikaku mulai goyah. Setelah kurangkai-rangkai kejadian di stasiun tadi, rasanya aku mulai mempercayai apa kata ayah. Yang kunaiki kereta hantu! Aku mengkerukan kening tak habis fikir. Soalnya semua tampak begitu nyata, terlepas dari yang aneh-anehnya tadi.
Jadi malam ini aku telah menaiki kereta hantu, dengan penumpang hantu dan petugas hantu? Kecuali aku sendiri yang manusia?. Aku masih tak mampu percaya. Namun toh sejak saat itu aku nyaris tak pernah pulang malam dengan kereta lagi. Cukup naik kendaraan umum saja. Naik kereta hanya kalau hari masih siang atau sorei. Good bye kereta hantuku. Good bye Sepur jadulku! Semoga itu benar-benar kereta hantu terakhirku.
----
Terinspirasi dari kisah legenda kereta hantu Jakarta-Depok
TENTANG PENULIS :
Sayuri Yosiana lahir dan besar di Jakarta. Hobi membaca, menulis, fotografi dan travelling. Menyukai dunia seni, sejarah dan heritage. Bersama rekannya mendirikan dan mengelola situs kesehatan holistik kabarsehat.com. Saat ini masih aktif menulis dan menerima jasa pengeditan dan pengembangan tulisan untuk naskah-naskah ringan. Dapat dihubungi melalui kontak email  sy@sayuriyosiana.om

Kamis, 22 Juli 2010

Tak Dikenal, Polisi Gebuk Istri Pejabat

BEIJING, KOMPAS.com — Polisi berpakaian preman memukul istri seorang pejabat provinsi. Mereka mengira, perempuan itu salah seorang dari banyak warga China yang mengajukan petisi ke kantor pemerintah dengan harapan kekeliruan segera ditangani.

Kasus kesalahan mengenali orang itu menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan pengguna internet China, dan menyoroti pelecehan yang rutin dialami kelompok pemberi petisi di China oleh polisi dan orang bayaran yang ingin membungkam mereka. Demikian laporan China Daily, Rabu (21/7).

Enam personel keamanan menangkap Chen Yulian, istri seorang penegak hukum provinsi, Juni lalu, ketika perempuan tersebut mulai memasuki bangunan kantor suaminya, yang juga menjadi markas partai Provinsi Hubei.

"Peristiwa itu adalah sebuah salah pengertian total," kata pemimpin Partai Komunis biro wilayah kepada China Daily. "Personel polisi kami tak pernah menyadari bahwa mereka memukuli istri seorang pemimpin senior."

Para pemimpin China terobsesi untuk memelihara kestabilan sosial dan membangun masyarakat yang harmonis. Ribuan orang mengeluarkan petisi untuk menyampaikan keluhan mereka ke Beijing setiap hari. Banyak keluhan mereka berpangkal dari penyitaan tanah. Yang lain berusaha membicarakan kembali rencana pemutusan hubungan kerja dari perusahaan yang bangkrut di sektor perusahaan negara China tahun 1990-an.

Personel keamanan yang memukuli Chen sampai babak belur belakangan diidentifikasi sebagai personel keamanan masyarakat dari Wuhan, ibu kota provinsi tersebut. Mereka telah mendapat tugas menjaga bangunan kantor itu dan menaklukkan pemberi petisi. "Pukulan keras demi pukulan menghujani muka perempuan tersebut selama lebih dari 16 menit," demikian tulisan dalam laporan itu.

Chen ambruk ke tanah meskipun dia berusaha menjelaskan bahwa suaminya bekerja di kantor tersebut. Surat kabar itu juga mengatakan, istri pejabat tadi kemudian dibawa ke kantor polisi dan dibentak-bentak ketika meminta perawatan atas lukanya.

Serangan tersebut membuat perempuan itu menderita gegar otak, kerusakan otak, dan jaringan saraf. Chen dibebaskan dan dikirim ke rumah sakit setelah dia menghubungi suaminya melalui telepon, dan para pejabat senior polisi meminta maaf yang sedalam-dalamnya.

"Apakah ini berarti polisi tak boleh memukul istri para pemimpin, tapi rakyat jelata boleh digebuki?" begitu pertanyaan seorang pengunjung ke bangsal Chen sebagaimana dikutip China Daily.

Rabu, 21 Juli 2010

6 'Warisan' Orangtua Pada Buah Hati

       













Buah hati setidaknya akan mewarisi beberapa gen tubuh orangtuanya.  Tidak hanya secara fisik tapi juga penyakit bawaan seperti sakit kepala dan alergi.

Pada dasarnya, sejarah keluarga tidak harus mewarisi semua itu. Meski begitu, sebaagai orangtua, Anda perlu mewaspadainya. "Biasanya itu berasal dari kombinasi genetik dan pengaruh lingkungan yang memicu kondisi anak," kata Dokter Anak di Atlanta dan penulis "Heading Home With Your Newborn", Jennifer Shu MD.

Anda tidak dapat merubah gen seorang anak tapi Anda bisa membuatnya terbiasa dengan permasalahan kesehatan yang mempengaruhi keluarga Anda serta mempelajari untuk menghindarinya. Antara lain:

1. Masalah Penglihatan
Biasanya masalah penglihatan pada anak tidak akan jauh dari orangtuanya. Sebut saja rabun dekat, buta warna dan mata layu atau amblyopia, biasanya merupakan masalah penglihatan yang diwariskan orangtua pada anak.

Stuart Dankner MD, dokter mata anak, mengatakan terdapat 25 sampai 50 persen kesempatan seorang anak untuk mewarisi rabun dekat jika orangtuanya memiliki masalah itu. "Buta warna hanya diwarisi pada perempuan sebagai gen pembawa dan meneruskannya, tapi biasanya masalah ini muncul pada pria," ujarnya.

Lain halnya jika anak Anda merasa sakit kepala atau kerap kali meneteskan air mata ketika membaca atau menonton televisi. Mata malas biasanya terjadi pada tahun pertama tapi sulit untuk dideteksi sampai dokter Anda menganalisanya. Untuk buta warna biasanya bisa diketahui pada umur 5 tahun.
Untuk mengatasinya, Anda perlu memeriksakan buah hati Anda pada dokter mata anak sejak usia 1 tahun. Deteksi sedini mungkin dapat menghindari putra Anda dari masalah ini.

2. Eksema
Ada kemungkinan 50 persen putra Anda mengalami eksema. Hal ini tidak aneh, karena eksema kerap ditemui sebagai reaksi alergi. Kondisi tersebut dapat membuat orangtua panik terutama jika mereka tidak memilikinya. "Tendensi tanda-tanda alergi memang diwariskan, bukan alergi secara spesifik," kata Direktur Genetik Klinis, Rumah Sakit Anak Cincinnati Howard Saal.

Meski demikian, eksema memiliki beberapa pemicu spesifik seperti cuaca dingin, lingkungan yang kering, alergi pada makanan seperti produk susu dan telur. Faktor stres juga bisa memicu hal ini. Eksema mudah dikenali. Kondisinya mencirikan kulit kering, gatal-gatal pada pipi, bagian dalam sikut dan dibelakang lutut.  

Anda bisa mengkonsultasikan hal ini kepada dokter untuk mengkonfirmasikan kecurigaan anda tersebut. Tidak ada salahnya melakukan perawatan rutin guna menghindari masalah lebih lanjut. Menggunakan pelembab bisa mencegah eksema melebar, setidaknya untuk mengurangi gatal-gatal dan kemerahan pada kulit. Biasanya dokter juga akan memberi Anda resep salep tropical steroid.

3. Penyakit Migrain
Putra Anda memiliki kemungkinan sebanyak 50 persen (bahkan lebih) mengalami migrain jika orangtuanya juga mengalami hal yang sama. Gejala yang ditunjukkan berupa kombinasi senut-senut, mual dan sensitif terhadap cahaya atau suara. Migrain muncul pada anak usia 8 tahun tapi pada beberapa kasus sakit kepala diasosiasikan dengan gejala mual ketika berkendaraan.

Yang bisa Anda lakukan adalah mengidentifikasi pemicunya pada putra Anda. Biasanya disebabkan oleh faktor kelelahan, gerak berlebihan, perubahan rutinitas, makanan (seperti hot dog dan kafein). Beruntung, sakit kepala pada usia anak bisa disembuhkan dengan tidur atau menggunakan obat ibuprofen atau acetaminophen. Jika sakit berlanjut, Dr Saal menyarankan agar Anda pergi ke dokter syaraf anak.

Studi pada Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit menemukan, anak yang menderita sakit kepala, bila tidak cepat ditangani, memiliki tingkat emosi yang lebih tinggi dibandingkan teman-teman seusianya.

4. Sindrome Sakit Perut
Ada kemungkinan besar orang yang memiliki sindrome sakit perut atau Irritable Bowel Syndrome (IBS), akan mengalami dua kali dalam hidupnya. Menurut kajian Universitas Sidney, Australia sindrome tersebut terjadi pada balita yang orangtuanya pernah mengalaminya.

Gejala klasik yang ditunjukkan berupa kram perut hingga diare. IBS biasanya muncul pada masa anak masuk usia sekolah. Tapi colic bisa muncul lebih cepat. "Terdapat pula komponen emosional yang sangat besar," kata penulis Mommy Calls Tanya Remer Altman MD. Tidak hanya itu, sindrome ini juga muncul ketika si anak tengah menghadapi transisi dalam hidupnya, seperti saat menghadapi sebuah kondisi yang tidak diinginkannya. Atasi dengan mengubah kebiasaan. Seperti menghindari beberapa jenis makanan, menambah probiotik bahkan mengajarkan buah hati mengatur stress seperti Yoga.

5. Alergi
Alergi orangtua biasanya akan menurun pada buah hati. Tapi jangan mengharapkan mereka akan sesensitif Anda. Ingat, orangtua hanya menyalurkan kemungkinan alergi dan hal itu bisa dihindari. Gejala seperti flu, sinus dan infeksi telinga atau hidung gatal menunjukkan pola alergi. Sama halnya dengan mata gatal, rashes, atau demam. Sulit bernapas mengindikasikan adanya kemungkinan putra Anda menderita asma. Gejala tersebut muncul pada usia 3 sampai 5 tahun. Pada kasus ringan, dokter hanya menyarankan pemberian antihistamines dan obat tetes hidung.

6. Gejala Psikologis
Tidak hanya gejala fisik yang diturunkan kepada buah hati. Isu psikologis dan emosi mengandung komponen genetik yang mungkin untuk diwariskan. Ada beberapa komponen genetik seperti attention deficit hyperactibity disorder, moody, anxiety disorder termasuk depresi, bipolar disorer dan obsesif kompulsif.

Sulit memang untuk mengungkapkan permasalahan mental Anda pada dokter anak. Tapi penting bagi Anda untuk melakukannya. Hal ini dilakukan agar Anda dapat mencegah sedini mungkin gejala tersebut.(vivanews.com) www.suaramedia.com

Ini Adalah Hal-hal yang Disuka Pria dari Wanita

Pria memiliki titik-titik favorit pada tubuh pasangannya.

Selasa, 22/6/2010 | 14:37 WIB
KOMPAS.com - Majalah Redbook mengundang empat pria dengan latar belakang berbeda; prajurit, rabi, pengacara, dan penulis kehidupan untuk mengetahui satu pertanyaan yang selalu menjadi berkelebat di pikiran wanita; apa yang disukai pria dalam diri seorang wanita?

Kadang, kita berpikir bahwa hal-hal yang sangat kentara, seperti; selera humor, tampilan seksi, dan bisa memasak makanan kesukaan pasangannya adalah faktor-faktor utama yang dicari pria dalam diri pasangannya. Namun, ternyata ada hal yang lebih dari itu. Ada faktor-faktor tertentu yang disukai pria dari wanitanya. Berikut adalah beberapa di antaranya;

Saat bisa mengambil alih kepemimpinan
Mungkin kadang pria terkesan tidak menyukai saat seorang wanita menjadi semacam "bossy". Padahal, sebenarnya, pria hanya tak menyukainya saat itu terjadi saat wanitanya bersikap seperti itu kepadanya. Namun, ketika si wanita bisa bertindak bossy terhadap orang lain, apalagi yang kurang ajar padanya, justru itu membuat pria makin suka. Karena dalam hidup, pria pun butuh partner untuk bisa disandarkan pula. Ada kala si pria tak mampu menahan beban yang terlalu banyak menumpuk di pundaknya, saat itulah, ia butuh semacam "co-pilot" yang bisa mengambil alih sementara saat ia sedang kelelahan atau butuh rehat sejenak untuk "mengisi ulang" energinya.

Saat berbagi hal yang disukai pria dan jauh dari feminitas
Kebanyakan kita menganggap, menonton pertandingan olahraga adalah hal yang berbau sangat maskulin. Atau ketika berkaitan dengan hal mekanikal mesin. Ketika Anda bisa menunjukkan ketertarikan akan hal-hal yang maskulin dan ia sukai, pria akan sangat suka. Karena Anda memberi kesan ingin tahu dan ingin mencintai apa yang ia sukai. Bukan berarti sok tahu, tetapi ini menandakan kepedulian Anda untuk mencoba memasuki dunianya.

Ketika Anda tak ingin pasangan Anda meninggal
Ada kalanya pria tak terlalu ingin memusingkan apa yang terjadi dengan tubuh dan kesehatannya. Saat pasangannya memberikan dan membuat makanan yang meski rasanya tak enak sekalipun agar bisa memastikan pasangannya sehat, itu membuat si pasangan merasa sangat dihargai dan dijaga. Misal, saat si pria didiagnosis penyakit yang cukup serius dan harus mulai menjaga asupannya, sang pasangan pun akan mulai membuat jus buah-sayuran sehat untuk memastikan agar si pria tak jatuh sakit lagi. Saat si pria menyadari bahwa si wanita adalah orang yang hebat, mandiri, ceria, sukses, dan akan baik-baik saja tanpa dirinya, namun tetap mau meluangkan waktu untuk membuat jus sehat tersebut, maka si pria akan menyadari, bahwa si wanita ingin baik-baik saja menjalani hidup bersama dirinya.

Saling mengetahui tentang diri masing-masing
Setelah sekian tahun hidup bersama orang yang sama, sangat sedikit hal yang tak diketahui masing-masing tentang pasangannya. Meski jarang ada misteri dalam sebuah pernikahan yang sangat kuat, pria suka betapa pengertian Anda padanya. Betapa Anda mengetahui pola pikirnya dan mengapa ia bertindak seperti itu. Intimasi semacam ini amat menyenangkan bagi si pria.

Suara dan nada bicara
Ada hal yang bersifat sangat menenangkan mengenai suara pasangannya di telinga pria. Konon, suara orang yang ia cintai seperti hal yang menenangkan, asalkan tidak dengan suara yang pekik dan membuat telinga sakit. Suara yang menenangkan dari pasangannya bisa membuat pria merasa lebih nyaman.

Cara memecahkan masalah

Sang rabi mendeskripsikan cara istrinya memecahkan tantangan dalam hidup dengan cara yang penuh drama; ia marah, menangis, membuat segalanya menjadi urusan personal. Biasanya akan menjadi hal yang penuh stres untuk mencoba mencari jawaban. Sementara pria, biasanya mencari jalan yang paling cepat dan efisien. Ketika ditanya mengapa ia suka cara si wanita yang cenderung mencari jalan sulit untuk memecahkan masalah, ia menjawab, "Keputusannya biasanya menjadi solusi yang terbaik, sementara solusi saya cenderung instan."

Apa adanya
Ada hal-hal yang lebih seksi di mata pria ketimbang wanita-wanita di majalah dengan pakaian super minim. Di mata pria, wanita yang ia cintai memiliki figur yang sangat seksi, meski hanya mengenakan baju belel yang sudah Anda kenakan sejak pacaran dulu. Saat berkenalan dengan wanita yang ia cintai, biasanya pria sudah memiliki titik-titik tertentu yang ia sukai dari pasangannya. Lekuk tubuh, bentuk bibir, lirikan mata, dan lainnya. Sehingga, kadang, pria lebih menyukai Anda tampil apa adanya, tak perlu menutup kekurangan dengan makeup menor atau dandanan berlebihan. Mungkin sesekali untuk mengusir kebosanan boleh-boleh saja. Cobalah tanyakan padanya bagian mana dari tubuh Anda yang ia sukai, dan dengan baju apa Anda terlihat seksi di matanya.

Bahwa Anda mencintainya
Ketika ditanya apa hal paling mencengangkan yang ia sukai dari istrinya, si prajurit dengan sederhana mengatakan, "Bahwa ia masih mau menjadi pasangan saya." Simpel, tapi mengena.

Pernah bertanya pada pasangan Anda apa yang ia sukai dari hubungannya dengan Anda? Atau apa yang membuatnya tergila-gila pada Anda?

Mengapa Gemuk Lebih Cepat Alami Penuaan Otak ?

Berhati-hatilah bagi orang setengah baya yang kelebihan berat badan atau gemuk. Pasalnya selain postur demikian lebih rawan penyakit juga makin sedikit memiliki kadar zat-zat kimia penanda fungsi dan kesehatan otak, ungkap suatu penelitian baru berteknologi tinggi.

Temuan itu menduga bahwa kelebihan lemak tubuh dapat mempercepat proses penuaan otak sehingga menimbulkan resiko lebih besar terkena penyakit-penyakit otak yang berkaitan dengan usia tua, misalnya Alzheimer, kata Dr. Stefan Gazdzinski dan para koleganya dari San Francisco VA Medical Center.

Para peneliti itu memperhatikan pemindaian otak dengan magnetic resonance imaging (MRI) terhadap 50 laki-laki maupun perempuan paruh baya yang sehat.

Mereka mengukur jumlah berbagai zat kimia pada otak bercitra putih dan abu-abu. Bagian abu-abu terdiri dari badan-badan sel syaraf sedangkan bagian putih adalah hasil dari hubungan-hubungan antara sel-sel syaraf.

Lima peserta penelitian itu tergolong gemuk, 15 lagi mempunyai berat badan berlebih dan 30 punya berat badan normal.

Semakin tinggi indeks massa tubuh (BMI) berarti semakin rendah konsentrasi N-acetyl-aspartate (NAA) di daerah frontal, temporal dan parietal otak.

BMI adalah rasio tinggi badan terhadap berat tubuh sedangkan NAA adalah zat kimia otak yang berguna untuk beberapa fungsi serta menjadi penanda kesehatan otak secara keseluruhan.

Orang yang tubuhnya lebih berat juga makin sedikit memiliki NAA di bagian frontal abu-abu serta makin sedikit memiliki konsentrasi kolin-pembawa metabolit di bagian frontal putih pada otak. Zat tersebut adalah kunci pembentukan membran sel.

Hubungan terkuat antara BMI dan zat kimia otak terlihat pada bagian putih daerah frontal. Para peneliti meyakini bagian itu secara khusus rawan mengalami kerusakan akibat usia tua.

Terdapat kemungkinan bahwa badan yang terlalu berat mempercepat penuaan otak, atau kelebihan berat badan dan kegemukan saat kanak-kanak mempengaruhi perkembangan otak, kata para peneliti tersebut.

Mereka mengakui bahwa data tersebut belum memastikan apakah abnormalitas otak hanya ada punya hubungan dengan lemak tubuh atau juga terkait masalah kesehatan lainnya seperti gizi atau kekurangan gerak.

Jaringan otak yang sehat ternyata dapat dilihat dari timbangan berat badan kita. Ini diketahui setelah sejumlah pakar UCLA melakukan riset. Ingin tahu lebih detail?

Dikatakan, orang-orang dengan berat yang berlebih cenderung mempunyai jaringan otak 4 persen di bawah normal. Tak hanya itu, otak mereka juga dipercaya 8 tahun lebih tua ketimbang golongan orang yang berat badannya ideal.

Ini bisa terjadi karena kadar lemak dan kalori yang tinggi dalam tubuh dapat mempersempit pembuluh arteri otak kita. Alhasil akan menghambat aliran darah dan ikut menyebabkan pengecilan ukuran otak. Sepertinya penelitian ini mendorong kita untuk semakin semangat menjaga pola makan. Tujuannya, tak semata-mata agar tampilan tubuh tetap menarik, tetapi juga demi pusat pengendali kecerdasan kita.

Dan yang dapat kita lakukan untuk membuat timbangan berat badan dapat merefleksikan otak yang sehat adalah dengan memilih makanan dan minuman yang sehat. Untuk makanan kita perlu menimbang kandungan yang ada di dalamnya, yaitu memiliki kandungan air dan serat yang tinggi. Mengapa? Sebab nilai kalorinya rendah meski secara tampilan buah dan sayur misalnya memiliki volume yang besar.

Setelah itu, pastikan juga makanan yang kita pilih tinggi serat. Karena serat inilah yang nantinya membuat tubuh lebih mudah untuk mencerna, plus membuat kita tidak mudah kelaparan. Sandingkan juga pilihan makanan sehat kita dengan minuman yang tepat, yakni minuman yang tak mengandung soda atau minuman berenergi. Alasannya, minuman-minuman ini memiliki nilai kalori yang sangat tinggi.

Jangan lupa juga untuk melakukan olahraga teratur agar metabolisme tubuh berjalan dengan optimal. Artinya tak ada peluang bagi lemak untuk tertimbun di setiap inci bagian tubuh. Jadi, sudah siap untuk menyehatkan otak kita? Jika iya, mulailah dengan menjaga berat badan kita.

Saat ini mungkin Anda sering merlihat semakin banyak orang yang menderita penyakit mental, gangguan tingkah laku, atau kehilangan memori. Kondisi dan penyakit ini tidak hanya mempengaruhi kehidupan penderita tapi juga orang-orang terdekatnya. Penyakit ini bisa merenggut kebahagiaan, menghabiskan banyak waktu dan uang serta melemahkan suatu hubungan. Tanpa memori dan tanpa kesehatan mental, hidup tampaknya tidak lagi berharga. Karena itu, lakukanlah pencegahan sejak dini jka Anda tidak ingin mengalaminya di kemudian hari.

Ada bukti ilmiah yang menunjukan bahwa kebanyakan kondisi ini dapat dicegah melalui pola makan. Tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, mengonsumsi makanan sehat juga penting bagi kesehatan mental.

Dr Alan Logan,seorang penulis ‘The Brain Diet: The Connection Between Nutrition, Mental Health, and Intelligence’, menyebutkan bagaimana makanan yang dikonsumsi berkorelasi dengan fungsi otak dan kesehatan. Menurut Dr Alan, penelitian medis jelas menunjukkan adanya hubungan langsung antara kurangnya mengonsumsi makanan sehat dengan munculnya gangguan mental termasuk ADHD, depresi, Alzheimer, Parkinson dan banyak lagi.

Depresi: Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu dengan tingkat folat rendah dalam darah lebih berisiko mengalami depresi kambuhan. Bagi penderita depersi disarankan mengonsumsi 800 mcg asam folat folat (lebih banyak dibandingkan rekomendasi untuk orang dewasa yaitu 500 mcg) dan 1,0 mg vitamin B12 untuk menangkis dan melawan gejala depresi. Selain itu, mengonsumsi makanan nabati yang kaya pigmen ungu diyakini juga dapat menjaga hormon peningkat mood untuk jangka waktu yang lebih lama.

Gangguan Perilaku: Suatu penelitian menunjukkan bahwa gangguan perilaku seperti hiperaktif dapat ditekan jika saja Anda dapat menghindari makanan yang mengandung bahan pengawet, pewarna, dan sintetis lainnya. Bahkan pada anak-anak tanpa ADHD, bahan pewarna, pengawet dan natrium benzoat bisa menimbulkan gejala hiperaktif dan masalah perilaku lainnya. Dr. Alan memberitahu bahwa makanan kaya Omega-3 EFAs dan Gamma Lineoic Acids (GLAs) sangat bermanfaat untuk mengurangi gejala hiperaktivitas. Umumnya pada penderita ADHD dan gangguan perilaku lainnya, akan mengalami peningkatan kebutuhan GLAs, yang berperan sebagai efek anti-inflamasi dan untuk mempertahankan integritas Omega-3, yang penting bagi pengembangan struktur otak. Dari hasil penelitian ditunjukan, anak-anak yang mengonsumsi makanan yang kaya kandungan GLAs, yang dapat ditemukan pada borage oil, black currant oil dan evening primrose oil, secara keseluruhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tes nilai dan perhatian dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi. Kelebihan berat badan: Berat badan berlebih dan lemak perut adalah musuh utama kesehatan otak. Lemak perut memiliki jaringan bio-aktif yang dapat meningkatkan sekresi inflamasi bahan kimia pada tingkat otak. Sehingga semakin besar jumlah lemak perut, potensi mengalami penurunan otak di kemudian hari juga semakin tinggi. (fn/km/cq/kp) www.suaramedia.com

Minggu, 18 Juli 2010

Belajar Dari Presiden Iran Ahmaddinejad

Presiden Iran saat ini: Mahmoud Ahmadinejad, ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya: "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"

Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran ."




Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:



1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.



2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.


3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya. Seorang Presiden yang Low Profile
4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.



5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.



6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.



7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.



8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.



9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.



10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.


11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu

besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?

Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.





12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka
Dihadapan Alloh SWT bukan jabatan akan tetapi ketaqwaan




13. Kamu dan saya bukan mukhrimnya akan tetapi saya sangat menghormati anda



14. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa



Selasa, 13 Juli 2010

Gurame Goreng Saus Oriental



Selasa, 13/7/2010 | 15:19 WIB
Bahan:
500 gr ikan gurame fillet, potong- potong kotak 4 x 4 cm
½ sdm air jeruk lemon
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
minyak untuk menggoreng

Bahan pelapis (aduk rata):
100 gr tepung terigu
30 gr tepung maizena
½ sdt kaldu ayam bubuk
1 sdt baking powder
½ sdm wijen

Bahan pencelup:
2 btr telur, kocok lepas

Bahan saus:
1 bh bawang bombai, iris panjang
2 siung bawang putih, cincang kasar
1 cm jahe, cincang halus
500 ml air
30 gr taosi
75 gr saus teriyaki
¼ sdt garam
3 sdm saus tomat
¼ sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
2 ½ sdt tepung sagu dan 2 sdt air, larutkan untuk pengental
2 sdm minyak untuk menumis

Cara membuat:
1. Lumuri ikan gurame fillet dengan air jeruk lemon, garam, dan merica bubuk. Diamkan selama 10 menit.
2. Gulingkan ke bahan pelapis, celup telur, gulingkan lagi.
3. Goreng dalam minyak yang dipanaskan dengan api sedang sampai matang. Angkat dan tiriskan.
4. Saus: Panaskan minyak, tumis bawang bombai, bawang putih, dan jahe sampai harum. Tuang air. Masukkan sisa bahan saus. Aduk rata.
5. Kentalkan dengan larutan tepung maizena. Masak sambil diaduk sampai meletup-letup.
6. Sajikan ikan gurame dengan sausnya dalam kondisi hangat.